Kalender Kegiatan

Dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, ArgaPro mengadakan sosialisasi ke berbagai daerah di Indonesia.
Berikut adalah daftar kegiatan sosialisasi inklusi keuangan dan kegiatan lain yang akan dilakukan ArgaPro.


14 NOV 2020 PADANG Webinar: Inovasi Layanan Keuangan Digital dalam Perkembangan UMKM
Jalan Perintis Kemerdekaan 77, Jati, Padang Timur, Jati Baru, Padang, Kota Padang, Sumatera Barat 25171 Berinvestasi memiliki arti bahwa seseorang peduli dengan masa depan dirinya sendiri. Perencanaan yang matang dan pemilihan strategi itu dibutuhkan. Berinvestasi di fintech peer-to-peer lending produktif dewasa ini dianggap sebagai pilihan yang optimal atas benefit-benefit yang ditawarkan. Penekanan pada kata “produktif” juga memastikan bahwa uang yang kalian investasikan itu membantu orang lain dalam meningkatkan taraf hidupnya, bukan untuk keperluan konsumtif. ArgaPro bersama dengan BEM Universitas Andalas akan mengadakan program ArgaTalk Goes to Campus dalam bentuk free online webinar. Webinar ini memiliki judul “Inovasi Layanan Keuangan Digital dalam Perkembangan UMKM” yang akan membahas bagaimana perkembangan teknologi bisa memengaruhi UMKM. Hadiri free online webinar ini untuk mendapatkan informasi dan insights menarik mengenai investasi dan fintech peer-to-peer lending!
13 NOV 2020 SURAKARTA Webinar: Belajar investasi melalui Peer to Peer Lending, siapa takut?
Jl. Ir. Sutami No.36, Kentingan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126 Investasi merupakan pilihan yang bijak di masa-masa seperti ini, masa dimana Indonesia mengalami perlambatan ekonomi. Masyarakat harus saling bahu membahu untuk mendorong roda ekonomi yang nantinya akan menghasilkan kesejahteraan masyarakat umum. Dengan investasi, kalian bisa membantu diri kalian sendiri dan orang lain secara langsung. ArgaPro bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret Fintech Center, akan mengadakan program ArgaTalk Goes to Campus dalam bentuk webinar gratis. Webinar ini mengusung judul “Belajar investasi melalui Peer to Peer Lending, siapa takut?” yang akan membahas bagaimana fintech peer-to-peer lending dapat membuka opportunity terhadap banyak lapisan masyarakat serta apa saja keuntungan dan keunikan fintech peer-to-peer lending sebagai pilihan untuk berinvestasi. Hadiri free online webinar ini untuk mendapatkan informasi dan insights menarik mengenai investasi dan fintech peer-to-peer lending!
07 NOV 2020 LAMPUNG Webinar: Inovasi Inklusi dan Literasi Keuangan Terhadap Perkembangan UMKM
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, RW.No: 1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah digagas menjadi penggerak utama roda perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan 60,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari UMKM. Selain itu, 97% dari total tenaga kerja di Indonesia berasal dari sektor UMKM. Untuk memperkuat ekonomi Indonesia, diperlukan sokongan pada sektor UMKM. Fintech peer-to-peer lending terbukti menjadi salah satu platform yang dapat mendukung basis dari sektor UMKM, yakni modal. ArgaTalk Goes to Campus kali ini akan mengupas habis inovasi pada fintech peer-to-peer lending yang bisa mendukung UMKM serta perspektif pendanaan syariah. Kali ini ArgaPro bekerja sama dengan ROIS FEB Universitas Lampung dan turut menghadirkan pembicara dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) serta lecturer dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. Hadiri free online webinar ini untuk mendapatkan informasi dan insights menarik mengenai inovasi keuangan yang dapat mendukung UMKM.
06 NOV 2020 MALAYSIA Webinar: Pengaruh Fintech P2P Lending Terhadap UMKM di Masa Resesi
1, Lorong Tun Ismail, Kuala Lumpur, 50489 , Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur Pandemi kali ini menyebabkan resesi ekonomi. Banyak negara-negara di dunia yang mulai terjungkal karena resesi ekonomi. Indonesia sendiri juga mengalami perlambatan perekonomian di kuartal II tahun ini sebesar 5,32%. Pada masa resesi ekonomi, UMKM menjadi garda terdepan dalam penyerapan anggaran penggerak sektor riil untuk memulihkan perekonomian Indonesia. ArgaTalk Goes to Campus kali ini akan membahas pengaruh fintech peer-to-peer lending terhadap UMKM di masa resesi ekonomi. ArgaPro bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia se-Malaysia (PPI Malaysia). Perwakilan dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan ArgaPro sendiri akan hadir sebagai pembicara pada program ArgaTalk Goes to Campus. Ikuti free online webinar ini untuk memperkaya informasi kalian serta mendapat insights yang menarik.
31 OCT 2020 BANDUNG Webinar: Career Experience in Financial Technology Industry
Jalan Ganesha No.10, Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat 40132, Indonesia Industri fintech memang industri yang baru, namun industri ini sudah lepas landas dengan cepat. Fintech P2P Lending bersama dengan Fintech Payment sebagai inovasi dalam layanan jasa keuangan digadang-gadangkan untuk meningkatkan tingkat inklusi keuangan di Indonesia. Dalam perjalanannya, perusahaan fintech juga menghadapi banyak tantangan yang sebelumnya tidak dihadapi oleh produk dan layanan jasa keuangan lainnya. Untuk itu, ArgaPro dalam program ArgaTalk Goes to Campus bekerja sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, menyelenggarakan webinar dengan tema “Career Experience in Fintech P2P Lending Industry”. - Kali ini, ArgaTalk bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), IDC, serta GoPay. Hadiri free online webinar ini untuk mendapatkan informasi dan insights menarik mengenai pengalaman yang sudah dijalani oleh berbagai pihak di industri fintech. - Ditambah lagi, webinar kali ini sangat spesial karena terdapat sesi alumni sharing yang menghadirkan tiga alumni SBM ITB yang sukses dan keren di bidangnya masing-masing nih, yaitu Kak Ryan Gulfa sebagai Head of Marketing di ArgaPro (Alumni SBM ITB ‘12), Kak I Putu Adhitya Pratama sebagai Strategy and Planning Manager di GoPay (Alumni SBM ITB ‘12), dan Kak Mevira Munindra sebagai Head of Operations di IDC Indonesia (Alumni SBM ITB ‘10). Dengan mengikuti webinar ini, kalian berkesempatan untuk mendapatkan dari kakak-kakak alumni secara langsung mengenai pengalaman bekerja di industri fintech saat ini.
24 OCT 2020 SAMARINDA Webinar Sosialisasi Inklusi dan Literasi Keuangan Fintech P2P Lending
Jl. Kuaro Jl. Tanah Grogot, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur 75119 Generasi muda memiliki peran yang besar dalam menentukan masa depan yang akan dihadapi negeri ini. Sifat dinamis dan adaptif itu diperlukan untuk menjadi bagian dari masyarakat produktif. Terutama dalam industri fintech P2P Lending yang erat dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. ArgaPro Goes to Campus kembali lagi dengan tema webinar “Generasi Muda dalam Industri Fintech P2P Lending”. Kali ini ArgaPro bekerja sama dengan BEM KM Universitas Mulawarman Samarinda. Turut hadir pembicara dari rekan fintech lain yaitu Sumur.id dan Indosaku.id, serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Hadiri free online webinar ini untuk mendapatkan informasi dan insights menarik mengenai hal-hal apa saja yang bisa dilakukan generaasi muda di industri yang sedang tumbuh dan berkembang cepat ini.
10 OCT 2020 JAKARTA E-Seminar Nasional STIE Kasih Bangsa
Jl. Dr.Kasih No.1, RT.8/RW.1, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530 Dengan tema "Peran Lembaga Keuangan untuk Wirausaha Muda" Speakers: Antonius Juanta Tetangena Tarigan ( Manager Analisis Pasar dan Industri Bank BNI'46) Adrian M. Rahmansyah ( CEO ArgaPro) diikuti oleh 150 peserta di zoom meeting
09 OCT 2020 BALI Inovasi Fintech P2P Lending: Langkah Baru dalam Pembiayaan Finansial di Indonesia
Kampus Bukit, Jl. Raya Kampus Unud Jimbaran, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361 Dalam usaha peningkatan literasi tentang inklusi keuangan khususnya bagi usaha mikro dan pengusaha muda Indonesia, Platform Pendanaan P2P Lending ArgaPro bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana, Sumur.id, dan Indosaku.id mempersembahkan sebuah Online Webinar yang membahas tentang Dunia Fintech P2P Lending sebagai langkah baru dalam pembiayaan finansial di Indonesia. Dapatkan insight dan pengetahuan terkini terkait teknologi finansial dari pembicara yang profesional di bidangnya. Hadiri secara virtual ArgaTalk Goes to Campus x BEM Universitas Udayana Bali, pada Jum'at, 9 Oktober 2020, pukul 13.00 - 16.00 WIB via Platform Zoom Meeting. Tiket dan registrasi via Loket.com
18 SEP 2020 DEPOK Webinar: Cermat Berinvestasi di Masa Resesi
DARING Jl. Margonda Raya, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424 Dalam usaha peningkatan literasi tentang inklusi keuangan khususnya bagi usaha mikro dan pengusaha muda Indonesia, Platform Pendanaan P2P Lending ArgaPro bekerja sama dengan IISE Chapter Universitas Indonesia, dan Ternak Uang, mempersembahkan sebuah Online Webinar yang membahas tentang Dunia Fintech P2P Lending dan Investasi lainnya. Dapatkan insight dan pengetahuan terkini terkait teknologi finansial dan Cermat Berinvestasi di Masa Resesi dari pembicara yang profesional di bidangnya. Hadiri secara virtual ArgaTalk Goes to Campus x IISE Chapter Universitas Indonesia, pada Jum'at, 18 September 2020, pukul 14.00 - 16.00 WIB via Platform Google Meet. Tiket dan registrasi via Loket.com
04 SEP 2020 MADURA Webinar: Peranan Generasi Muda dalam Industri Fintech P2P Lending
:Jl. Raya Telang, Perumahan Telang Inda, Telang, Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur 69162 Dalam usaha peningkatan literasi tentang inklusi keuangan khususnya bagi usaha mikro dan pengusaha muda Indonesia, Platform Pendanaan P2P Lending ArgaPro bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Madura, dan Restock ID, mempersembahkan sebuah Online Webinar yang membahas tentang Dunia Fintech P2P Lending dan Peranan Generasi Muda dalam Industri Fintech P2P Lending.

#AlirkanKebaikan

Hak Cipta PT Arga Berkah Sejahtera © 2019

PERHATIAN:

  1. Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (“LPMUBTI”) merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko pendanaan atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman.
  3. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  4. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk ponsel pintar atau telepon seluler), perangkat keras maupun lunak, dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui rekening escrow dan rekening virtual sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.